Menurut Ahmad Rasul, keberadaan Program MBG merupakan langkah strategis untuk menyiapkan masa depan anak-anak Sumenep.
“Program ini bukan semata memberikan makan gratis. Ini adalah ikhtiar serius memastikan anak-anak memperoleh gizi seimbang, tumbuh sehat, dan siap meraih prestasi. Kesehatan adalah pondasi mutu pendidikan,” ujarnya, Jumat (8/8).
Ia menekankan bahwa kesuksesan pelaksanaan program tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan anggaran.
Diperlukan pula pengelolaan yang terstruktur, serta dukungan menyeluruh dari pemerintah daerah, pihak sekolah, hingga masyarakat.