Sebagai bentuk keseriusan, pihaknya kini tengah menyiapkan berbagai program pembelajaran yang berstandar internasional serta mendukung interaksi lintas budaya.
“Target kami di tahun 2025 ini bisa menerima 1.500 mahasiswa baru, baik lokal maupun internasional,” ucapnya optimistis.
Selain itu, UNIBA Madura juga mulai menjalin komunikasi dan rencana kerja sama dengan sejumlah universitas luar negeri untuk mengembangkan program pertukaran pelajar.
“Langkah ini sejalan dengan visi kampus sebagai pusat pendidikan unggul yang berwawasan global dan berakar lokal,” terangnya.
Salah satu mahasiswa asal Belanda, Jordy Hendrik Nicolaus Wehrmann, mengaku betah menempuh pendidikan di Madura. Ia menyebut suasana kampus sangat ramah dan mendukung proses belajar.