Acara ditutup dengan pidato kebangsaan yang dibawakan oleh penyair kawakan Madura, D. Zawawi Imron. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap tanah air dan penghargaan terhadap nilai kemanusiaan merupakan pondasi utama dalam menjaga eksistensi Republik Indonesia.
“Tidak ada bangsa yang kuat tanpa semangat cinta tanah air. Persatuan kita bukan hanya tugas negara, tapi juga tugas spiritual setiap anak bangsa,” kata Zawawi, yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Zawawi juga menekankan pentingnya peran tokoh lintas agama dalam memperkuat ikatan sosial antarwarga. Ia meyakini bahwa keberagaman adalah aset sosial yang tak ternilai bagi bangsa Indonesia.
Kegiatan yang diinisiasi YPSBK Madura ini menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya menjaga prinsip demokrasi, keadilan sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai fondasi menuju Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.
Di akhir acara, puisi dan narasi kebangsaan kembali menggema dari mulut sang seniman besar, Zawawi Imron. Kata-katanya yang sarat makna dan penuh semangat persatuan menutup kegiatan yang berlangsung penuh kekhusyukan hingga malam hari.***