Menurutnya, keputusan tersebut adalah langkah strategis demi menjunjung tinggi prinsip keadilan dan memupuk semangat persatuan.
“Amnesti kepada Hasto diberikan atas nama keadilan dan Persatuan Nasional. Ini adalah ikatan janji republik yang menyemai Ibu Pertiwi, sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo,” tegasnya di hadapan para tamu undangan.
Darul juga menyatakan bahwa menghargai hak prerogatif Presiden dalam hal pemberian amnesti adalah wujud penghormatan terhadap konstitusi, khususnya UUD 1945, yang menjadi landasan utama berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Doa Lintas Iman dan Simbol Kemanusiaan
Salah satu momen paling menyentuh dalam rangkaian acara adalah sesi Doa Lintas Iman. Perwakilan dari berbagai agama menyalakan lilin sebagai simbol harapan, perdamaian, dan spiritualitas dalam menjaga keutuhan negeri ini.