Tak hanya dinilai cakap secara manajerial, dr. Erliyati juga diapresiasi karena konsistensinya dalam menjunjung nilai-nilai etika dan profesionalisme.
Setiap kebijakan strategis yang diambil selalu berlandaskan integritas dan teladan, bukan sekadar urusan prosedur belaka.
"Beliau memimpin dengan empati dan prinsip, bukan dengan tekanan. Itu yang membuat kami nyaman," tambah salah satu dokter lainnya.
Dukungan terhadap dirinya pun mengalir dari semua lini. Bahkan, beberapa staf rumah sakit menyatakan kesiapannya untuk menyuarakan dukungan secara resmi ke pemerintah jika dr. Erliyati sampai harus melepas jabatannya karena alasan birokrasi.
"Kami khawatir jika hanya karena rotasi jabatan, kami kehilangan pemimpin yang benar-benar bekerja dengan ketulusan," ujar seorang staf administrasi.