“Yang paling menarik dan bisa kita aplikasikan dalam ketahanan pangan ini yaitu pertanian terpadu, yang mana limbah dari sektor usaha ini bisa kita manfaatkan. Artinya, tidak ada limbah dalam hal ini,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa implementasi program tersebut semakin memungkinkan karena sebagian besar BUMDes sudah mendapat dukungan dana dari program ketahanan pangan.

“Karena kita juga sudah mendapatkan suntikan dana dari ketahanan pangan, jadi implementasinya sangat mungkin dilakukan dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, para pengelola BUMDes diharapkan mampu menerapkan inovasi serupa di desa masing-masing, mengembangkan potensi lokal, dan menciptakan usaha desa yang berdaya saing tinggi.***