Ia menyebut pendirian Korda bukanlah tindakan pembangkangan, melainkan bentuk koreksi terhadap arah kepemimpinan yang dianggap menyimpang.

"Banyak kader yang telah lama berjuang justru disingkirkan. Korda ini kami dirikan sebagai wadah perjuangan dan penguatan semangat kolektif untuk membesarkan NasDem," ucap Hosaini.

Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti memecah partai.

"Kami tidak meninggalkan NasDem. Justru kami berusaha menyelamatkannya dari kehancuran akibat kepemimpinan yang tidak mengakomodir aspirasi," katanya.