Ia menambahkan, bahwa menjadi kader NasDem tidaklah mudah. Butuh komitmen dan keberanian karena banyak dari mereka yang mempertaruhkan harga diri dan kehormatannya hingga ke pelosok desa.

"Para kader ini bukan sekadar ikut-ikutan. Mereka bertaruh nama baiknya di daerah masing-masing. Jadi sangat disayangkan jika ada pihak yang coba memecah belah demi kepentingan politik sesaat," tegasnya.

Menurutnya, Korda Madura Raya merupakan bagian dari strategi regenerasi politik, sekaligus menjaga semangat pengabdian kader terhadap bangsa dan negara.

“Ini bukan soal jabatan, ini tentang identitas perjuangan kita. Selama negara ini berdiri, maka partai politik adalah tiangnya. Dan partai adalah jembatan rakyat untuk menyampaikan aspirasi,” ujarnya.