Senada dengan itu, Asmoni juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali budaya lokal melalui kegiatan seni seperti PSM.
Ia menilai bahwa keberadaan even semacam ini sangat penting dalam memperkuat identitas Sumenep sebagai kota destinasi wisata berbasis budaya.
Baca Juga:Bulan Ramadhan, AWAS Bagikan Takjil Kepada Tukang Becak dan Paket Sembako Kepada Kaum Duafa
“Mahasiswa kami UKM Sanggar Lentera dengan terobosannya telah menunjukkan aksi nyata dalam menghidupkan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Sumenep,” kata Asmoni.
Ia juga mengajak seluruh pelaku seni untuk terus memberikan ide dan kritik membangun demi kemajuan PSM di masa mendatang.
Dengan berakhirnya PSM 9, semangat untuk menjaga dan merawat warisan budaya Madura kembali digaungkan.