Lebih jauh, BRIDA juga mengimbau keterlibatan aktif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga pihak pengelola sekolah, agar akses digital dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini tertinggal dalam hal teknologi.
Kahir juga menyoroti perlunya pengawasan dalam penggunaan internet di kalangan pelajar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak-anak.
Baca Juga:KPU Sumenep Jadi Sarang Mafia, Rahbini Beri Keterangan Palsu Soal PAW PPS Nyata Omong Kosong
“Kolaborasi pengawasan antara pihak sekolah dan keluarga sangat krusial guna meminimalisir dampak buruk dunia digital terhadap anak-anak didik,” tukasnya.***