Ia menekankan, bahwa pelestarian budaya tak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas pecinta Jaran Serek.

Harapannya, kegiatan semacam ini dapat menjadi pilar penguatan sektor pariwisata dan budaya.

“Festival ini bukan cuma tontonan, tapi juga sarana edukasi untuk menyebarluaskan nilai budaya kepada masyarakat luas, terutama generasi muda. Kita ingin warisan ini tetap relevan di era sekarang,” ujarnya dengan penuh semangat.

Di samping nilai budayanya, acara ini juga memberikan efek ekonomi yang signifikan, terutama bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari momen keramaian seperti ini.