Ia menyebut, bahwa Sumenep" class="inline-tag-link">Bappeda Sumenep telah membentuk tim lintas sektor guna mengintegrasikan dokumen RPJMD dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), Renstra OPD, serta dokumen perencanaan tematik lainnya.
Menurut Arif, kerja sama erat antara Sumenep" class="inline-tag-link">Bappeda Sumenep dan Bappeda Jawa Timur mencerminkan semangat kolaboratif untuk menyiapkan masa depan Sumenep yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Dengan latar belakang geografis sebagai daerah kepulauan, kata Arif, perencanaan pembangunan di Sumenep memerlukan pendekatan yang inovatif serta peka terhadap dinamika sosial dan lingkungan.
“Sumenep memiliki potensi besar. Dengan dokumen RPJMD yang kuat dan partisipatif, lima tahun ke depan bisa menjadi momentum penting kebangkitan daerah,” pungkasnya optimistis.***