“Bupati Sumenep telah memberi mandat agar koperasi ini dikembangkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan ekonomi lokal. Kita pastikan implementasinya tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar disesuaikan dengan karakter desa masing-masing,” imbuh Anwar.
Koperasi Merah Putih nantinya akan melibatkan seluruh warga desa sebagai anggota aktif. Pihaknya menilai, bahwa partisipasi masyarakat sangat krusial untuk menjamin keberhasilan koperasi dalam jangka panjang.
“Seluruh masyarakat desa akan kami libatkan sebagai bagian dari koperasi. Karena itu, kami akan melakukan edukasi dan sosialisasi secara menyeluruh agar mereka paham akan hak dan tanggung jawabnya,” jelasnya.
Anwar menegaskan, bahwa setiap koperasi akan diarahkan agar bisa fokus pada pengelolaan sektor-sektor potensial yang dimiliki desanya masing-masing, seperti pertanian, industri rumahan, hingga kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.