SUMENEP, MaduraPost – Ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia kembali menjadi sorotan dalam sebuah diskusi bertajuk "Indonesia Gelap Tanpa Ijazah: Tanpa Kepastian Hukum & Ekonomi".
Acara ini berlangsung di Resto Ayam Brewok Sakera, Jalan Pahlawan Nomor 15, Karangdhalem, Karangduak, Kecamatan Kota, Sumenep, Rabu (26/3/2025) pukul 16.00 WIB.
Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari media online, cetak, elektronik, dan televisi, dengan Azam Khan, seorang advokat kondang kelahiran Sumenep, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Azam Khan menyoroti bagaimana ijazah masih menjadi syarat utama dalam dunia kerja, tanpa mempertimbangkan kompetensi dan pengalaman seseorang.
"Seharusnya negara memberikan kesempatan bagi rakyatnya untuk berkembang berdasarkan kompetensi, bukan sekadar selembar kertas bernama ijazah. Nyatanya, banyak orang berbakat tersingkir hanya karena formalitas administratif yang tidak mencerminkan kemampuan mereka," ujar Azam Khan, Rabu (26/3) sore.