Dengan akses air yang lebih mudah, masyarakat dapat menjaga sanitasi dengan lebih baik, sehingga risiko penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup meningkat.
Meski proyek sudah berjalan, tantangan tetap ada, salah satunya adalah ketersediaan tenaga kerja. Dedi Falahuddin menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia agar pekerjaan tidak tertunda.
"Belajar dari pengalaman sebelumnya, kami ingin memastikan proyek ini berjalan lancar tanpa hambatan akibat sulitnya mendapatkan tenaga kerja. Oleh karena itu, pelaksana harus segera memastikan tukang dan pekerja lainnya siap sejak awal," tegasnya.
Selain memastikan infrastruktur terbangun, pemerintah juga berharap masyarakat desa aktif dalam menjaga dan merawat fasilitas yang diberikan. Dengan perawatan yang baik, manfaat dari proyek ini dapat dirasakan dalam jangka panjang.