Seorang warga Kecamatan Camplong yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa video itu memang berasal dari daerahnya.
"Dulu di sini juga ramai. Ada yang percaya, ada juga yang bilang itu hanya prank atau orang iseng," katanya.
Fenomena video horor yang kembali viral setelah bertahun-tahun bukanlah hal baru di media sosial. Sering kali, video lama diunggah ulang dengan narasi yang berbeda sehingga menimbulkan kesan kejadian baru.
Kapolsek Ganding, Iptu Agus S, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan tetap bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.
"Jangan mudah percaya dengan video-video yang belum jelas kebenarannya. Jika ada informasi mencurigakan, sebaiknya dicek dulu sumbernya sebelum menyebarluaskannya," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (10/3).