Respons cepat diberikan pihak J&T Cargo dengan segera meminta kurir untuk mengantar kembali paket tersebut ke rumah Farah.

Sayangnya, masalah tidak selesai di situ. Paket baru tiba setelah waktu Isya dalam kondisi kardus basah dan penyok akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Pragaan.

Farah tidak langsung memeriksa isi paket, namun keesokan harinya ia menemukan barang di dalamnya dalam kondisi lecet dan rusak.

“Saya langsung menghubungi owner J&T Cargo lagi dan melaporkan kondisi barang yang rusak. Ini jelas akibat kelalaian kurir baru mereka,” ungkap Farah dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Sumenep" class="inline-tag-link">J&T Cargo Sumenep maupun kurir yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi.