Data ini menunjukkan upaya nyata untuk menjaga ketersediaan garam berkualitas demi memenuhi kebutuhan pasar.

Selain itu, produksi garam bahan baku tahun ini tercatat sebesar 270.793,41 ton, atau 84,6% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024. Untuk produksi garam olahan, PT Garam menghasilkan 56.601 ton sepanjang tahun ini.

Selain produksi, PT Garam juga berperan aktif dalam mempromosikan garam konsumsi beryodium melalui merek Cap Segitiga G dan Anak Sehat, guna mendukung pola hidup sehat masyarakat Indonesia.

Keberhasilan peningkatan produksi garam nasional ini tak lepas dari kerja sama antara PT Garam, pemerintah, petani, dan pelaku industri.

Melalui strategi optimalisasi lahan, pemanfaatan teknologi modern, serta kemitraan dengan berbagai pihak, Indonesia berhasil memperkuat stok garam nasional dan menstabilkan harga.