"K ini adalah bidan, tapi tidak punya STR. Selama ini ia selalu gagal dalam ujian STR. Anehnya, ia justru diangkat menjadi staf BLUD administrasi di Puskesmas Masalembu," ungkap sumber tersebut, Selasa (29/11).

Kondisi ini kontras dengan nasib inisial J, seorang lulusan D3 Rekam Medis yang telah lima tahun mengabdi sebagai sukwan di bagian administrasi puskesmas tersebut.

J diduga tidak diikutkan dalam proses seleksi BLUD oleh Kepala Puskesmas Masalembu, Dian Maharanny, sehingga tidak diangkat menjadi staf BLUD.

"Ini aneh, ada lulusan D3 Rekam Medis yang lebih kompeten tapi tidak diangkat, sementara yang menggantikan posisinya adalah orang yang tidak punya keahlian di bidang rekam medis," tambah sumber ini.