Dzulkarnain mengungkapkan, bahwa hasil pemantauan tim dan intelijen menunjukkan para pemuda di Kabupaten Sumenep tetap menjaga persatuan, meskipun mendukung kandidat yang berbeda.

“Perbedaan dukungan adalah bagian dari dinamika demokrasi. Setelah Pilkada usai, kita semua harus kembali bersatu,” jelas dia.

Selain itu, Dzulkarnain menyerukan kepada pemuda untuk menjadi pelopor dalam menjaga integritas proses demokrasi, termasuk memerangi berita hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Ia juga berharap pemuda dapat menjadi penjaga yang tegas dalam memastikan Pilkada berjalan damai.