Dalam ajang ini, terdapat tiga kategori yang dilombakan, yaitu kategori OPD, kategori Puskesmas, dan kategori Lembaga/Masyarakat. Untuk kategori Puskesmas, Puskesmas Pamolokan menempati posisi pertama dengan skor 631,5 berkat inovasi Lakar Baras, yang berfokus pada layanan kesehatan jiwa remaja di sekolah.
Puskesmas Pandian berada di posisi kedua dengan inovasi Elit Temulawak, yang mengatasi tuberculosis melalui investigasi kontak dan konsumsi temulawak.
Puskesmas Ambunten meraih posisi ketiga dengan inovasi Kencan Berdua, sebuah program bimbingan bagi calon pengantin.
Untuk kategori Lembaga/Masyarakat, SMAN 1 Sumenep dinobatkan sebagai juara pertama dengan inovasi Colig Box Feat, dan inovasi kedua dari sekolah yang sama, Eksplorasi Potensi Tanaman Liar Pulau Kangean: Canggaret, meraih posisi kedua.
Sementara itu, Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA) mendapat juara kedua dengan inovasi E-Commerce Berung Madhure, yang membantu UMKM dalam proses pengiriman produk.