Terpisah, Kiai Ali Fikri sendiri mengaku kesulitan mendapatkan rekomendasi dari partainya untuk mencalonkan diri sebagai bupati di Pilkada 2024.

Ia sudah dua kali berusaha mendapatkan surat rekomendasi dari DPP PPP sepanjang Juli 2024.

Pada 3 Juli 2024, DPP PPP mengajukan tiga pertanyaan kepadanya.

Pertama akan berkoalisi dengan partai apa. Kedua, siapa yang akan menjadi wakilnya. Ketiga, bagaimana dengan dana Pilkada.

Kiai Fikri meminta surat tugas untuk menyelesaikan tiga pertanyaan tersebut dengan batas waktu yang diberikan DPP, tetapi tidak ada respons.