Parahnya, Sumenep" class="inline-tag-link">BNI Cabang Sumenep meminta Mister X untuk menjual tanah sesuai dengan jaminan yang telah diajukan pada kredit macro itu.
"Saya sempat kaget, karena tanah tersebut sudah diatasnamakan saya oleh pejabat ini. Intinya, saat itu pihak BNI meminta saya untuk menjual tanah ini demi melunasi angsuran. Tentu saya tidak berani menjual, karena bukan tanah saya," kata Mister X penuh heran.
"Ini yang bikin bingung, BNI kok nyuruh saya jual tanah, sementara harga tanah jikapun dijual masih kurang untuk melunasi angsuran tersebut," tanya Mister X lebih lanjut.
Dari kasus ini, dikabarkan, apabila internal Sumenep" class="inline-tag-link">BNI Cabang Sumenep telah melakukan mutasi terhadap sejumlah oknum pegawai yang ditengarai terlibat dalam kasus tersebut, termasuk sosok pimpinan bank tersebut saat itu.
Akibat dari dinamika ini, nama Mister X masuk katagori zona merah di BI checking.