Saat ini, kata Ibnu, populasi Kucing Busok asli makin langka. Jadi, dengan dipilihnya Kucing Busok sebagai maskot, maka hal ini menjadi upaya untuk ikut melestarikan satwa khas Sumenep.

"Jika kucing ini akan dibawa ke luar Pulau Raas, untuk kucing jantan akan dikebiri, agar gennya tidak bercampur dengan kucing ras lain. Karena itu lah, tim mengusulkan kucing dengan warna bulu abu-abu tua polos ini menjadi maskot sumenep+2024" class="inline-tag-link">Pilkada Sumenep 2024," papar Ibnu.

Di sisi lain, budayawan Sumenep tersebut menjelaskan, bahwa sebenarnya ada dua usulan untuk maskot Pilkada 2024 di Sumenep, yakni Kucing Busok dan Musang Kangean.

Di mana, Musang Kangean ini hanya memakan buah, tidak memakan daging. Populasi musang jenis ini ada di Pulau Kangean.