Sebelumnya, Bendahara Umum Partai+Nasdem+Sumenep" class="inline-tag-link">DPD Partai+NasDem" class="inline-tag-link">Partai Nasdem Sumenep, Taufiqurrahman, melayangkan surat pernyataan kepada Bakesbangpol terkait dirinya yang tidak tahu menahu soal dana Banpol itu digunakan untuk apa saja.
Parahnya, Taufiqurrahman mengaku tidak memiliki peran apapun selama ia aktif di partai dan menjadi Bendahara Umum Partai+Nasdem+Sumenep" class="inline-tag-link">DPD Partai+NasDem" class="inline-tag-link">Partai Nasdem Sumenep.
"Selama saya menjadi Bendahara Umum Partai+Nasdem+Sumenep" class="inline-tag-link">DPD Partai+NasDem" class="inline-tag-link">Partai Nasdem Sumenep tidak pernah menandatangani surat-surat tentang keuangan, termasuk dana Banpol dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, baik pencairan ke bank ataupun pengelolaannya, termasuk juga SPJ yang disampaikan ke Bakesbangpol," berikut bunyi surat pernyataan tersebut yang diterima MaduraPost, Rabu (22/5/2024) siang.
Oleh karena itu, Taufiqurrahman meminta kepada Sumenep" class="inline-tag-link">Bakesbangpol Sumenep untuk tidak mencairkan dana Banpol kepada Partai+Nasdem+Sumenep" class="inline-tag-link">DPD Partai+NasDem" class="inline-tag-link">Partai Nasdem Sumenep.
"Oleh karena itu saya mohon kepada Bakesbangpol Kabupaten Sumenep demi amannya dana Banpol, karena selama ini dana Banpol tidak digunakan sesuai fungsinya," tulis Taufiqurrahman merinci.