Pihaknya menjelaskan, bagi-bagi takjil tersebut sengaja dibagikan dalam bentuk voucher takjil gratis supaya ada interaksi antara warga dengan pelaku UMKM di Taman Tajamara.
"Kami para jurnalis yang tergabung di PWRI Sumenep sangat mendukung langkah Bupati Fauzi menjadikan Tajamara menjadi pusat perekonomian baru," kata Iyon menegaskan.
Baca Juga:Diskoperindag Sumenep Dapat Anggaran Rp3,4 Miliar untuk Pembangunan Kawasan Industri Tembakau
Di samping melakukan branding, kata Iyon lebih lanjut, voucher takjil gratis bertujuan untuk menarik pengunjung agar datang membeli jajanan para UMKM di tempat tersebut.
"Hal ini supaya pelaku UMKM ramai pembeli," kata Iyon.