"Ini contohnya, ada selada yang dihasilkan dari proses metode hidroponik," kata Chainur sembari menunjukkan produk lokal asli Kecamatan Manding itu, Senin (1/4).
Pihaknya merasa bersyukur, sebab dalam agenda GPM tahun ini produk lokal juga bisa dijajakan.
"Alhamdulillah, kita yang ikut bersama-sama program GPM dapat menjualkan produk komoditi pertanian kita. Cukup banyak yang dijual di GPM ini, ada beras premium juga," tutur Chainur.
Menurutnya, setiap tahun program GPM akan berpindah-pindah lokasi sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.
"Kegiatan ini tahun kemarin sudah terlaksana di Kecamatan Batuan, nah untuk tahun ini di kota," kata mantan Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep ini.