Untuk ketersediaan bahan pokok di GPM itu, Chainur mengaku sudah sesuai takaran dari pemerintah.
"Selagi ada stokya kita akan layani kebutuhan masyarakat. Tapi tidak boleh lebih, satu orang hanya mendapatkan dua kemasan untuk yang beras dan minyak goreng," jelas Chainur.
Di tempat yang sama, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Sumenep, Abdul Madjid, membuka secara simbolis GPM Tahun 2024.
"Semoga masyarakat bisa membeli bahan-bahan pokok yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk juga menekan harga beras dan lainnya menjelang lebaran tahun ini," kata Madjid dalam sambutannya.
Sementara Heriyani (53), warga Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota, mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM jelang lebaran.