Senada dengan hal itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, mengaku telah mencoba berkomunikasi dengan pihak Jepang untuk menyelesaikan persoalan sampah.

Menurutnya, persoalan sampah yang ada di Kabupaten Sumenep menjadi tugas bersama tidak hanya pemerintah saja.

"Untuk itu kita berusaha melakukan berbagai macam inovasi, bagaimana mengubah persoalan sampah yang rumit, menjadi sesuatu yang bermanfaat, salah satunya dengan mengelola sampah menjadi karbon aktif," kata Bupati Fauzi.

Pihaknya berharap, dengan masuknya investasi ini dapat menjadi program jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah yang ada di Kabupaten Sumenep.