Sebab itu, pihaknya menilai, jika ada miskomunikasi antara tim Sentra Margo Laras dengan pihak keluarga korban.
"Adanya miskomunikasi diantara keluarga korban. Sekali lagi, kita tidak memaksakan untuk korban ini harus direhabilitasi di tempat kami," kata Wahyu.
"Artinya, tidak ada bahasa intimidasi yang kami lakukan terhadap keluarga korban," sambungnya.
Pihaknya mengaku sudah melakukan diskusi panjang bersama pihak keluarga korban untuk mendapatkan jalan tengah terkait pendampingan terhadap ibu dan anak korban.