Menurutnya, momen HSN harus menjadi inspirasi bagi generasi hari ini. Terutama bagi wartawan yang tergabung di PWRI Sumenep yang mayoritas merupakan santri.
"Kita bisa mengambil pelajaran penting dari perjuangan para ulama dan santri melawan penjajah, khususnya belajar pada resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari," ujar jurnalis muda alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.
Dirinya juga menambahkan, dengan resolusi jihad, KH Hasyim Asy'ari berhasil membakar ghirah para kiai dan santri untuk turun ke medan laga melawan tentara sekutu yang datang ke Surabaya pada bulan September 1945 silam.
Maka dalam konteks jurnalistik, kata dia lebih lanjut, para wartawan santri yang tergabung dalam PWRI Sumenep seharusnya bisa meniru jejak muassis Nahdlatul Ulama (NU).