Sementara di waktu yang sama, Ketua BPD Badur, Hosnan A, merasa heran dengan pernyataan sikap Kades Atnawi.
Pasalnya, dirinya mengaku aneh, sebab Kades Atnawi hanya melakukan koordinasi pada anggota BPD tanpa langsung melibatkan dirinya.
"Kantor atau sekretariat BPD itu bukan di balai desa. Kok bisa saya harus ke sana," kata Hosnan mengungkapkan dibalik telepon.
"Yang dibilang Pak Kades itu (Pak Matrajib, red) yang katanya aktif itu tidak memberikan kabar apapun ke kami. Kami hanya baru tahu kemarin bahwa ada Musdes. Sebelum-sebelumnya tidak pernah ada koordinasi," ujar Hosnan lebih lanjut.