Pihaknya mengatakan, hingga saat ini yang inten melakukan koordinasi dengan Pemdes Badur hanya 1 anggota BPD saja.

Sementara 4 anggota BPD lainnya meliputi Ketua BPD, Hosnan A, dinilai tidak pernah melakukan tugas dan fungsinya secara benar.

"Yang inten melakukan koordinasi bersama desa hanya ada satu anggota BPD, sisanya tidak tidak pernah ada. Hanya datang saat undangan Musdes kemarin itu," ujar Kades Atnawi.

"Seharusnya BPD ini harus lebih tahu tugas dan fungsinya. Sebenarnya ini sederhana, coba tanya ke temannya sendiri (Pak Matrajib, red), kan begitu," sambung Atnawi.