Pihaknya menilai, jika Disbudporapar Sumenep tentu memiliki rencana panjang selama lima tahun untuk pengembangan destinasi wisata.

"Siapapun kepala dinasnya, itulah progresnya. Bukan ada kepala dinas baru terus ada program baru," tutur dia.

Setidaknya, kata Masdawi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat membuat lay out, mulai dari perencanaan anggaran pertama hingga seterusnya.

"Kuatkan dulu di situ. Makanya harus ada orang dalam penataan kepariwisataan," kata Masdawi menegaskan.