"Sementara Sumenep, mereka masih manual. Apalagi orang desa, mana tahu hal yang demikian," katanya.

Sebab itu, pihaknya mewanti-wanti agar fasilitas destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sumenep harus segera dibenahi.

"Minimal sebagai penyeimbang lah, biar Pendapatan Asli Daerah (PAD) wisata kita juga ikut terdongkrak," ujarnya.

Meski demikian, Masdawi mengaku malas dengan kondisi infrastruktur wisata yang ada di Sumenep.