“Kami (Banggar, red) juga mencantumkan beberapa catatan kepada pemerintah kabupaten untuk kemudian ditindaklanjuti sebagai rekomendasi hasil pembahasan, diantaranya pengembangan potensi peningkatan pendapatan asli daerah melalui konsistensi penganggaran kepariwisataan,” kata Afrian menerangkan.
Dipaparkan, bahwa perlu adanya penambahan anggaran pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk program restorasi mangrove, baik di lokasi yang sudah ada ataupun di lokasi baru.
Sebab, ketersediaan hutan mangrove yang mencapai 15 ribu Ha diprediksi dapat menambah pendapatan daerah melalui program Carbon Trading.
“Selain itu, program literasi atau kegiatan gemar membaca," ujarnya.
Oleh karena itu, Banggar berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menjadi perhatian melalui Dinas Perpustakaan dalam penambahan anggaran.