Sayangnya, hingga saat ini proyek besar tersebut belum juga dikerjakan oleh pihak pemenang tender.

Hal itu dibuktikan dengan kondisi proyek yang belum ada tanda-tanda pekerjaan pasca pemenang tender menandatangani SPK.

Terpantau di lokasi, tepatnya di Kecamatan Batuan, nampak hanya terlihat patok kayu di sela-sela kawasan sungai proyek besar Pembangunan Pengendalian Banjir tersebut.

Ketua LIPK Sumenep, Syaifiddin menilai, bahwa proyek besar tersebut diduga ada kejanggalan.