“Diharapkan kegiatan tersebut tidak hanya sekedar pelatihan, namun hasilnya harus ada pergeseran poin dari sebelumnya menjadi lebih baik,” kata dia, Selasa (30/5/2023) lalu.

Pihaknya mengungkapkan, beberapa persoalan yang terjadi akhir-akhir ini, menjadi tanggung jawab bersama utamanya para pendidik untuk menghentikan perilaku tidak baik.

“Belakangan ini sering terjadi tawuran antar pelajar, perilaku perundungan hingga pelecehan seksual yang miris sekali, karena korbannya siswa dan pelakunya guru,” kata dia.

Pihaknya mengajak seluruh elemen untuk bergandengan tangan. Sebab, kata dia, di Kabupaten Sumenep sendiri ada PGRI, PERGUNU, IGI dan organisasi profesi lainnya, serta komunitas pendidikan.