Hal ini yang kemudian membuat geger publik utamanya masyarakat Sumenep. Informasi yang dihimpun MaduraPost, dugaan pelecehan itu terjadi di dalam mobil.

Sebelum terjadi dugaan pelecehan di dalam mobil tersebut, ada 4 orang pegawai Sumenep" class="inline-tag-link">Bank Jatim Sumenep yang ikut bersama.

Mereka diantaranya NR yang posisinya berada di jok depan di sebelah sopir, dan M duduk di jok belakang bersama ND.

Sesampainya di Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, M menurunkan NR dari mobil.

Selanjutnya, M dan ND menuju Kecamatan Lenteng. Sepulang dari Kecamatan Lenteng itulah M diduga melakukan pelecehan di dalam mobil terhadap ND.