Menurutnya, dari fasilitasi yang dilakukan tersebut diharapkan ada kerja sama multi sektor yang difasilitasi, khususnya melalui Bappeda Kabupaten Sumenep.

Seperti halnya inovasi pelayanan kependudukan yang dilaksanakan Disdukcapil kaitannya dengan data kependudukan yang dapat mendukung fasilitas pelayanan publik lainnya, seperti layanan kesehatan BPJS, layanan khusus bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan sebagainya.

“Jadi kerja sama multisektor sangat dibutuhkan, karena OPD tidak bisa berdiri sendiri termasuk sosialisasi agar sampai kepada masyarakat melalui Diskominfo, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata dia mengungkapkan.

Masih kata Dina, seperti halnya inovasi yang juga dilakukan oleh Puskesmas Pamolokan melaksanakan layanan TB Keliling terjun langsung ke masyarakat.