Pihaknya berharap, inovasi yang dilakukan tidak harus mahal dan digital. Namun, inovasi sederhana tidak ribet, karena memudahkan masyarakat itu akan lebih bermanfaat.

Sebab itu, selain harus ada komitmen bersama dari semua komponen untuk mewujudkan ide-ide yang sederhana, namun memiliki dampak yang sangat berharga bagi masyarakat.

“Kegiatan ini tidak berhenti disini, namun akan banyak pertemuan-pertemuan berikutnya bersama OPD terkait, dalam mewujudkan Kabupaten Sumenep yang inovatif,” jelas Helmi.

Sementara itu, Koordinator USAID ERAT Provinsi Jawa Timur, Dina Limanto mengatakan, melalui kegiatan tersebut harapannya akan banyak program inovasi yang bisa dilakukan oleh OPD dan lintas sektor yang ada di Kabupaten Sumenep ini.

“Dari fasilitasi yang dilakukan selama dua hari dibagi menjadi dua kelompok sudah banyak inovasi yang disampaikan oleh masing-masing OPD terkait di Kabupaten Sumenep, sehingga nantinya lebih semangat untuk melakukan pelayanan pada masyarakat," ujar Dina Limanto, di Hotel De Bagraf.