Warga juga telah menyampaikan pernyataannya untuk menolak pembangunan tambak tersebut.

Sayangnya, Pemdes setempat tetap ngotot untuk melakukan penggarapan. Selain itu, audiensi ke Balai Desa dan aksi unjuk rasa di lokasi yang akan digarap juga telah dilakukan oleh warga.

Terakhir, warga yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Menolak Reklamasi (Gema Aksi) ini mengadu ke Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep untuk meminta turun tangan mengatasi masalah tersebut.***