Selama memimpin Kabupaten Sumenep, perhatian Bupati Fauzi seolah tidak redup terhadap guru ngaji.
Dengan menggelontorkan dana miliaran rupiah tersebut setidaknya dapat membalas jasa para guru ngaji yang telah berperan penting bagi anak-anak.
Di samping itu, guru ngaji juga berperan sebagai penetralisir perkembangan zaman, mengarahkan anak-anak menjadi manusia yang lebih baik.
“Kontribusi besar guru ngaji adalah memberantas buta aksara dan tempat konsultasinya masyarakat,” kata Bupati Bupati Fauzi mengungkapkan pada sejumlah media, Kamis (9/3).