Bupati Fauzi menegaskan, di tengah banyaknya beban yang dipikul guru ngaji itulah, pemerintah hadir demi memperhatikan kesejahteraannya.

“Jasa mereka tak terhitung nilainya terhadap perkembangan bangsa ini,” ucap Bupati Fauzi.

Terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep, Kamiluddin mengatakan, selama tiga tahun terakhir, sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep di bawah kepemimpinan Achmad Fauzi dan Nyai Dewi Khalifah telah mengucurkan dana sebesar Rp 6,7 miliar untuk Bansos guru ngaji.

“Setiap guru ngaji mendapat bantuan sosial sebesar Rp 1,2 juta,” ujar Kamiluddin.

Sementara pada tahun 2021, sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep juga memberikan Bansos kepada 1.660 guru ngaji, dengan total anggaran sebesar Rp 1,9 miliar.