Meski demikian, Faisal mengaku, bahwa DPD KNPI Jawa Timur belum menerima laporan atau berita acara secara resmi dari DPD KNPI Sumenep.
“Hanya mendengar info ada kejadian tersebut dari medsos, jadi kami belum bisa merespon secara adimistrasi organisasi,” kata Faisal menjelaskan.
Diberitakan sebelumnya, kepengurusan KNPI Kabupaten Sumenep periode 2021-2024, Madura, Jawa Timur, dikabarkan 'kocar-kacir' karena 6 anggotanya dikabarkan memundurkan diri.
Di mana, sempat beredar surat pengunduran diri oleh 6 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Sumenep secara mendadak.
Informasi yang diterima MaduraPost, banyak dari kalangan aktivis yang menerka-nerka tubuh Sumenep" class="inline-tag-link">DPD KNPI Kabupaten Sumenep sedang tidak baik-baik saja.