“Hanya mendengar info ada kejadian tersebut dari medsos, jadi kami belum bisa merespon secara adimistrasi organisasi,” kata Faisal menjelaskan.
Sementara Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPD KNPI Kabupaten Sumenep, Syaiful Harir menjelaskan, terkait kebenaran surat tersebut masih diragukan keasliannya.
Menurutnya, surat tersebut belum ada di meja kerja kantor Sumenep" class="inline-tag-link">DPD KNPI Kabupaten Sumenep.
“Saya belum bisa memastikan kebenarannya, sampai detik ini belum ada di kantor, surat itu hanya baru beredar di media sosial,” ujar Ayink, sapaan Syaiful Harir pada sejumlah media saat ditemui di kantornya hari ini.
Jika pun benar, kata Ayink, ia mengaku belum bisa mengambil kebijakan apapun mengenai isu 6 anggotanya yang dikabarkan mengundurkan diri.