PAMEKASAN, MaduraPost - Baru kurang lebih berumur enam (6) bulan, realisasi proyek Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) atau pengaspalan di Jl. Sersan Mesrul, Gg V, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan sudah rusak alias amburadul.

Pantauan Wartawan Media ini di lokasi, pengaspalan tersebut sudah banyak yang mengelupas, banyak batu aggregatenya yang berserakan, berlubang serta sudah banyak yang ambles.

Rusaknya proyek+Lapen" class="inline-tag-link">realisasi proyek Lapen yang sumber dananya dari Dana Hibah Provinsi Jawa Timur untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) tersebut disinyalir karena adanya penyimpangan-penyimpangan saat dikerjakan.

Diberitakan oleh Media ini, pada (23/7) yang lalu, dalam pengerjaannya pada bagian dasar atau di bawah agregat Lapen itu tidak diberikan aspal cair serta pasangan batunya tidak rapat dan tidak rapi.

Kini, pengaspalan milik warga Desa Bunder Pademawu bernama Adi tersebut menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat, utamanya masyarakat setempat.