"Ini sebenarnya persoalan lama yang tak kunjung selesai. Saya tegaskan ini harus selesai di era kepemimpinan kami," kata Bupati menegaskan.

Sebagai langkah awal, Bupati Fauzi menjelaskan bahwa akan berkirim surat ke provinsi untuk menyampaikan keluhan mahasiswa dan masyarakat terkait dengan tambang Galian C yang tak berizin.

"Pastinya kami akan terus berbenah. Besok kita layangkan surat ke provinsi, setelah itu nanti kalau misalnya ada hal-hal lain kami pasti akan melibatkan mahasiswa juga untuk tindaklanjutnya," kata Bupati Fauzi.

Selasa (25/1/2022) kemarin, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sumenep (AMMS) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pemerintah setempat.