Kawim menerangkan, jika ke depan akan menggelar seminar mengenai seni budaya dan tradisi yang telah di tetapkan sebagai WBTB oleh Kemendikbud RI, salah satunya tari topeng atau yang lain.
Dia berharap, kepada para generasi muda yang ada di Kabupaten ujung timur Pulau Madura tersebut untuk bersama-sama menjaga dan memelihara serta melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang selama ini menjadi warisan leluhur Keraton Sumenep.
Baca Juga:Fadli Zon Resmikan Tugu Keris Arya Wiraraja di Sumenep, Bupati Fauzi Sebut Filosofinya Seperti Ini
“Sehingga suatu saat nanti semua budaya-budaya yang ada di Sumenep akan menjadi tonggak sejarah bagi generasi di masa yang akan datang, dan kita tetap punya nama di mata dunia," tegasnya, saat diwawancara akhir acara oleh sejumlah pewarta.