"Setelah tahun kemarin tari 'Mowang Sangkal' ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kemendikbud RI, maka tari 'Mowang Sangkal' mutlak milik kita khususnya, Jawa Timur pada umumnya," ujarnya pria yang akrab disapa Kawim ini, Minggu (21/11).
Acara yang ditempatkan di Hotel Garuda Sumenep ini sebagai langkah pembinaan Disparbudpora Sumenep melalui Bidang Kebudayaan dalam melakukan penyeragaman gerakan, kostum maupun musik pengiring.
Sehingga, semua sanggar-sanggar baik di sekolah maupun di luar sekolah Sumenep, jika menggunakan tari 'Mowang Sangkal' bisa sama dalam hal gerakan, kostum, dan musik pengiringnya.
“Sehingga jika nantinya ada permintaan tari 'Mowang Sangkal' yang bersifat massal untuk ditampilkan, kami sudah siap. Tidak perlu repot-repot untuk berlatih lagi karena semua sudah seragam," jelas mantan Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) ini.